Kondisi Canggu Saat PPKM Jawa Bali

Meskipun sebentar lagi PPKM darurat Jawa Bali akan berakhir, tepatnya pada tanggal 20 juli besok. Tapi desas desus akan di perpanjangnya PPKM ini sangat santer di beritakan, Hal ini di karenakan masih tingginya angka harian covid 19 berdasarkan situs rersmi pemerintah. Atas dasar itulah perkiraan perpanjangan PPKM darurat Jawa Bali akan di lakukan. Bahkan menurut situs berita ternama detik.com Pengumuman perpanjangan akan di lakukan sore ini, tepatnya tanggal 19 juli 2021.

Dalam kondisi tersebut, Bali yang merupakan daerah pariwisata tentunya akan sangat berdampak. Hal ini sudah terbukti dengan jauh menurunnya kunjungan wisnus (wisatawan nusantara) di bandingkan bulan lalu. Dimana bulan lalu juga pemerintah mengeluarkan program WFB (work from Bali) dimana ASN ataupun pekerja yang menjalankan WFH (Work From Home) di sarankan untuk bekerja dari Bali saja, sehingga hal tersebut bisa mendongkrak perekonomian bali. Kebijakan tersebut cukup membuat armada madeventure saat itu cukup tipis.

Meskipun dalam keadaan PPKM, canggu yang merupakan sentral para expatriat tinggal sepertinya tidak berpengaruh banyak . Terlihat di canggu masih cukup ramai, hanya saja beberapa tempat wisata seperti pantai memang sedang tutup. Tapi tidak dengan restaurant dan villa yang ada di sana. Villa dan restaurant masih banyak yang buka, bahkan beberapa restaurant ada yang dine ini, padahal aturan saat ppkm adalah tidak boleh makan di restaurant mesti take away. Untuk lebih lengkapnya bagaimana keadaan di canggu dan seminyak bisa di cek dalam video ini.

dan kemudian bisa di bandingkan dengan video kondisi PPKM di area Kuta dan legian seperti video ini:

Perbedaan yang jauh mencolok tersebut di karenakan oleh target market wisatawan antara canggu dan kuta sangat berbeda. jika canggu merupakan tempat para expat yang biasanya mereka enggan pulang ke negaranya sendiri atau yang memang sudah tinggal di bali. Tidak dengan kuta, kuta merupakan tempat murni para wisatawan, sangat jarang expatriat yang tinggal menetap disini.

Pantai Kedonganan Bali Yang Pesonanya Tertutup Oleh Pantai Jimbaran

Sebagian orang atau wisatawan mungkin sudah mengenal Pantai Jimbaran dengan keindahan sunset dan nikmatnya hidangan seafood yang di sajikan di pinggir pantai dengan romantis. Padahal sebagian besar cafe seafood pinggir pantai yang lebih di kenal dengan seafood jimbaran sebagian besar terletak di wilayah pantai kedonganan. Bahkan sumber utama pasokan seafood cafe di sana berasal dari kedonganan tepatnya di pasar ikan kedonganan atau warga lokal sering menyebutnya dengan KUD kedonganan.

Pantai Kedonganan

Desa adat kedonganan yang sering di sebut dengan desa satu kilometer (Panjang desa hanya satu kilometer saja), terletak diantara desa kelan dan desa jimbaran. Selain restaurant pinggir pantai dan perhotelan, sumber utama pemasukan desa ini adalah adanya sentral pasar ikan yang menjadi pusat penjualan hasil bahari di wilayah bali selatan. Untuk wilayah pantainya karakteristik pantainya sangat mirip dengan pantai jimbaran yang masih merupakan satu garis pantai. Banyak cafe yang bertebaran di pantai ini, baik itu cafe seafood atau hanya sekedar beach bar yang menjual cocktail dengan menu utama western.

sunset di pantai kedonganan

Sama halnya seperti di pantai Jimbaran dan pantai kelan, Pantai Kedonganan juga sekarang banyak di hiasi oleh ornamen ornamen yang justru membuat kealamian pantai ini jadi berkurang. Contohnya seperti ayunan atau bingkai bingkai “LOVE” yang di buat hanya sekedar untuk kebutuhan foto instagram semata. Sunset di pantai ini juga terlihat cukup jelas di saat cuaca sedang cerah. Tidak kalah dengan sunset di pantai kuta ataupun jimbaran. Sehingga di pantai ini banyak juga yang melakukan sesi foto preweding, dimana biaya administrasi agar bisa melakukan sesi foto disini adalah sebesar 200 ribu.

ayunan yang ada di pantai kedonganan

Meskipun pantai jimbaran jauh lebih terkenal di bandingkan pantai kedonganan, Pantai kedonganan memiliki pesona tersendiri dibandingkan dengan pantai tetangganya yaitu pantai jimbaran. Bahkan banyak wisatawan yang salah sangka mengira pantai kedonganan merupakan pantai jimbaran, hal tersebut tidak langsung menutup ketenaran pantai kedonganan karena yang mereka anggap pantai tersebut adalah pantai jimbaran.

Pembuka Tutup Botol Khas Bali

ngomong ngomong soal souvenir dari bali, ada banyak sekali jenis oleh khas bali yang bisa kita bawa jika telah usai berwisata ke bali. Entah itu baju bali, baju joger, dreamcatcher, pie susu ataupun hal lainnya. tapi dari semua souvenir yang berasal dari bali, Terdapat satu hal souvenir yang sepertinya agak nyeleneh. Apalagi kalau bukan pembka tutup botol khas bali yang berbentuk alat kelamin pria.

pada hari biasa pembuka tutup botol ini, sangat gampang dan banyak di jumpai di jalanan. terutama di sepanjang jalan poppies ataupun legian yang merupakan sentra turis. di masa pandemi barang ini mulai sulit di temui, hal ini di karenakan banyak pengerajin yang beralih profesi semenjak pandemi covid-19 merebak. Pembuka tutup botol khas bali ini hanya bisa di jumpai di sentra oleh oleh khas bali seperti di krisna oleh oleh maupun di the keranjang.

Pada masa PPKM ini, untuk masuk ke bali memerlukan biaya yang cukup tinggi terutama untuk test PCR, sehingga banyak yang mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke bali. Untuk yang kangen bali tapi tidak bisa berkunjung ke bali, tenang saja!! madeventure.com kini ada jasa titip yang siap mengirimkan hal hal yang kamu rindukan di bali. tinggal klik link di bawah ini.

https://madeventure.com/jastip/

SPOT FOTO TERSEMBUNYI DI GWK

Kalau ke Bali gak ke tempat ikonik satu ini rasanya kurang afdol dong ya. tidak lain dan tidak bukan adalah patung GARUDA WISNU KENCANA yang sering di sebut dengan GWK. Untuk menuju tempat wisata patung GWK sebetulnya sangat mudah jika melalui jalan umum, bahkan sudah ada angkutan umum trans Sarbagita yang khusus menuju ke GWK dari arah kota denpasar. Tapi akan sangat membosankan jika ke GWK kalau melalui jalur umum, apalagi disaat pandemi seperti ini obyek wisata GWK posisinya sedang tutup.

Tidak usah khawatir jika ke bali tidak bisa berfoto ria dengan patung setinggi 121 meter ini. Karena saya akan membagikan jalur alternatif yang bisa di tempuh ke obyek wisata GWK tanpa harus melalui jalur depan, dan lokasinya bisa di bilang sangat dekat dengan patung GWK seperti hasil foto yang di bawah ini,

Untuk bisa menuju tempat ini, jalurnya hampir sama seperti jalur utama. hanya saja ketika sampai jalan kampus udayana, pilih jalan yang menuju ke jalan goa gong. ikuti saja jalan tersebut sampai melewati tanjakan curam yang terdapat pura di sebelah kirinya. kemudian setelah itu perhatikan sebelah kanan ketika patung GWK sudah mulai terlihat. nanti akan terdapat jalan yang di palang namun masih bisa di lewati oleh sepeda motor. Ikuti terus jalan tersebut dan kita akan sampai pada lokasi.

Sayangnya untuk ke jalur ini memang hanya bisa di lewati oleh sepeda motor saja, untuk mobil masih belum bisa karena jalannya cukup rusak dan di palang juga, memang pada dasarnya jalan jalan di bali itu paling enak menggunakan sepeda motor saja, toh suasananya sangat mantap untuk mototran selama di bali. jadi kalau ke bali jangan lupa untuk sewa motor di www.madeventure.com.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram