Handara Golf & Resort Bali

Di Bali ada dua spot foto yang dijuluki “Gate of Heaven” atau “Gerbang Surga”, yakni Pura Lempuyang Luhur di Karangasem dan Handara Gate di kawasan Bedugul, Singaraja. Keduanya adalah sepasang Gapura Candi Bentar yang ratusan orang rela antri setiap harinya demi mendapatkan foto-foto “instagramable” yang lagi hits. Namun tak banyak yang tahu bahwa Handara Gate, adalah pintu masuk dari sebuah tempat golf bernama Handara Golf & Resort. dimana tempat ini bisa di jangkau hanya dengan waktu 2 jam saja dari denpasar dengan berkendara sepeda motor, untuk sewa sepeda motor bisa di madeventure

Handara Golf & Resort Bali

Handara Gate

Handara Golf & Resort terletak di antara Danau Buyan dan Danau Beratan, kawasan dataran tinggi Bali Utara. Bagi yang hobi atau ingin mencoba bermain golf di lokasi yang relatif sejuk, Handara layak dicoba. Bahkan suhu udara dapat mencapai 16° Celcius ketika malam hari. Handara adalah satu-satunya tempat golf di Bali yang terletak di kawasan pegunungan Bedugul, sementara tempat-tempat golf yang lain terletak di kawasan garis pantai selatan pulau Bali yang notabene lebih panas.

Handara Golf & Resort Bali

Antrian untuk berfoto di Handara Gate

Nama “Handara” diambil dari nama salah satu anak sang pemilik Ibnu Sutowo, yakni Handara Sutowo. Resort seluas lebih dari 100 hektar ini dibangun sejak tahun 1974 silam.

Buyan Lake Handara Bali

Buyan Lake

Handara Golf & Resort memiliki dua jenis penginapan, yakni hotel building dengan 47 total kamar dari semua tipe, dan resort Chalet Room dengan fire place (tungku perapian). Golf resort 18 holes 72 par ini juga dilengkapi 2 restaurant yakni Soyokaze Japanese Restaurant dan Breeze Terrace yang juga terbuka untuk umum, dan sebuah meeting room dengan kapasitas lebih dari 150 orang.

Handara Resort Bali

The Deluxe Room – Handara Resort

Dua kali berturut-turut sejak 2018, ini Handara kembali meraih Indonesia’s Best Golf Hotel 2019 dari World Golf Awards yang gala ceremony dan awarding-nya tahun ini digelar di Abu Dhabi 28-30 Oktober lalu.

Handara Golf Bali

Pada tahun 2020 mendatang Handara mentargetkan serifikat Eco Resort. Saat ini gerakan “going eco” sudah dimulai dengan tidak pakai botol plastik, melainkan botol beling, sedotan (straw) beling. Dengan privilege letak geografisnya yang sudah sejuk, maka fasilitas penginapan di Handara Golf and Resort tidak menggunakan AC yang secara otomatis meminimalisir penggunaan energi dan lebih eco-friendly. Handara juga tidak menggunakan water sprinkle untuk perawatan rumput, karena curah hujan yang sudah cukup tinggi.

Handara Golf & Resort Bali

Handara Open Golf Tournament 2019

Pasar pegolf dan wisatawan domestik masih merajai Handara saat ini disamping wisatawan Australia, Jepang, Korea, Amerika dan Rusia.

Harga Golf course di Handara dimulai dari Rp 1,8 juta (18 holes) atau Rp 1 juta untuk 9 holes per pax yang sudah termasuk “green fee”, caddy dan buggy cart (mobil golf). Sedangkan in-house guest dapat menikmati golf dengan harga Rp 1 juta (18 holes) atau Rp 650,000 (9 holes) dengan fasilitas yang sama. Sementara harga lesson dimulai dari Rp 450,000 di driving range, dan on course playing lesson dari Rp 1,3 juta untuk 9 holes dan  Rp 1,8 juta 18 holes per pax.

Sementara harga tiket foto Handara Gate untuk domestik Rp 20,000/pax, asing Rp 30,000/pax. Dibuka mulai dari jam 6 pagi hingga 7 malam.

5 Danau Cantik di Bali yang Punya Panorama Menakjubkan

Tempat Wisata Ayunan di Bali

Saat mendengar kata Bali pasti yang terlintas di benakmu adalah deretan pantainya yang eksotis. Ya, pantai memang menjadi magnet bagi wisatawan kala pelesir ke Pulau Dewata.

Lebih dari itu, selain pantai kamu pun bisa menemukan destinasi wisata alam lain yang tak kalah menarik, salah satunya adalah danau. Meski tak setenar pantainya, beberapa danau di Bali tak kalah menarik buat dikunjungi, lho, karena punya pemandangan yang memanjakan mata.Mulai dari pesona Danau Kembar hingga danau yang punya panorama khas Jepang.Penasaran di mana saja danau tersebut? Yuk simak ulasan berikut.

Danau pertama yang punya pesona memukau di Bali adalah Danau Batur. Terletak di Kintamani, danau ini mesti masuk ke dalam wishlisttravelingmu saat mengujungi Pulau Dewata.Tak hanya panorama alamnya yang bikin betah, danau ini memiliki romansa tersendiri terutama kala matahari terbit atau sunrise. Keindahan ini dijamin akan buatmu terpana.

Mengutip laman Pesona Travel, danau ini dulunya merupakan sebuah kaldera yang terbentuk secara alami akibat letusan Gunung Batur yang sangat dahsyat. Bahkan, sisa-sisa letusan gunung tersebut bisa kamu temukan di sana.Selain menyuguhkan panorama alam eksotis, Danau Batur juga memiliki sebuah tempat pemandian air panas yang jadi buruan wisatawan. Tempat tersebut adalah Pemandian Air Panas Toya Bungkah.

2. Danau Beratan

Selain Batur, Bali juga punya danau tak kalah eksotis lainnya yaitu Danau Beratan. Berada tak jauh dari Pasar Candi Kuning Bedugul, danau ini menawarkan pesona keindahan alam yang begitu romantis lewat kehadiran Pura Ulun Danau Beratan.

Pesona Danau Beratan Foto: Shutter Stock

Saking indahnya, Pura Ulun Danu yang berada di Danau Beratan menjadi gambar pada pecahan mata uang Rp 50 ribu. Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di danau ini, seperti naik perahu atau memancing di sekitar danau.


Danau ini merupakan salah satu danau favorit yang kerap disambangi wisatawan.

3. Danau Buyan

Bergeser ke wilayah Bali Utara, di sana terdapat satu danau yang sudah tak diragukan keindahannya. Adalah Danau Buyan, danau yang terletak di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ini menyimpan daya tarik yang luar biasa.Danau seluas 490 hektare ini masih sangat asri bahkan wisatawan dapat dengan mudah menemukan segerombolan monyet ekor panjang.

Tak hanya itu, danau ini memiliki panorama yang menakjubkan jika dilihat dari atas ketinggian.Bagi masyarakat setempat, Danau Buyan juga sebagai sumber irigasi karena memiliki debit air yang banyak. Selain untuk irigasi, danau satu ini dijadikan tempat untuk budidaya ikan konsumsi.

4. Danau Tamblingan

Masih berada di daerah Buleleng, Danau Tamblingan menjadi salah satu danau yang tak boleh dilewatkan ketika liburan di Bali. Lokasinya yang berdekatan membuat Danau Buyan dan Tamblingan kerap disebut sebagai danau kembar.Danau Kembar Buleleng ini pun memiliki pemandangan yang menakjubkan.

Danau Tamblingan menjadi salah satu danau terindah di Bali sehingga biasanya dijadikan tempat pengambilan foto prewedding oleh pasangan yang akan menikah. Selain itu saat malam hari, danau ini juga menjadi jadi tempat yang tepat untuk berburu foto milky way.Menariknya lagi, di sekitar Danau Tamblingan juga terdapat 11 pura yang makin menambah cantik panorama danau. Bahkan, dua pura di antaranya konon merupakan peninggalan kerajaan Hindu sejak abad ke-10 sebelum Masehi.


5. Danau YehMalet

Terakhir, di Karangasem, Bali kamu bisa menemukan danau cantik lainnya yaitu Danau Yeh Malet. Danau ini pun menawarkan pemandangan khas Jepang.Hal ini karena Danau Yeh Malet ditumbuhi eceng gondok yang memiliki bunga berwarna ungu putih dan terlihat indah ketika sedang bermekaran.

Selain itu, di sana juga terdapat bunga eceng gondok yang dibentuk seperti tulisan ‘I Love U’ dan membuatnya semakin menambah kesan romantis.Karena keindahannya tersebut, danau yang terletak di Banjar Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem menjadi salah satu spot Instagramable di Bali.Siap untuk liburan di Bali?


Museum Bali Destinasi Alternatif Mengenal Manusia dan Budaya Bali

Berkunjung ke Museum Bali menjadi salah satu aktivitas wisata alternatif wisatawan asing maupun domestik. Bahkan, kunjungan wisatawan lokal ke museum terus naik.

Museum Bali  di Jalan Mayor Wisnu No 1 Denpasar, jadi destinasi alternatif dengan beragam tujuan. Mulai dari ingin mengenal Museum Bali, mengerjakan tugas sekolah hingga melakukan aktivitas fotografi.


Kepala Seksi Edukasi dan Reparasi Museum Bali, Dewa Putu Ardana, mengatakan, kunjungan wisatawan ke Museum Bali saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. “Rata-rata yang datang adalah wisatawan domestik. Kalau wisatawan asing, sejak dahulu sudah banyak yang datang,” jelas Ardana kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) akhir pekan kemarin.
Kedatangan wisatawan lokal ke Museum Bali ini, lanjut Ardana, tujuannya bermacam-macam, ada yang memang sengaja datang untuk berwisata, ada juga yang datang untuk mengerjakan tugas sekolah ataupun tugas kuliah. Bahkan, ada juga yang  melakukan aktivitas pemotretan, seperti prewedding dan, lainnya.


Jika berwisata ke Museum Bali, wisatawan tidak saja disuguhkan benda-benada koleksi museum, namun akan diajak mengenal budaya dan tradisi masyarakat Bali di masa lalu hingga masa kini.


Karena hampir seluruh koleksi Museum Bali adalah benda benda-benda yang berhubungan dengan aktivitas manusia Bali, mulai dari aktivitas spiritual, aktivitas sosial hingga aktivitas manusia dalam pengolahan lingkungan.


Selain itu,  pengunjung juga bisa melihat koleksi lain, berupa senjata  keris, naskah-naskah kuno, peti mati dari batu (Sarkopagus), lukisan wayang kulit hingga beragam jenis peralatan pertanian tradisional.


Ardana menyebutkan, koleksi Museum Bali  ini termasuk pada jenis koleksi etnografi, yang membedakan Museum Bali di Denpasar dengan museum yang ada di tempat wisata lainnya, seperti Ubud dan beberapa kawasan wisata lainnya. “Di Museum Bali, wisatawan dapat melihat koleksi seni dengan nilai sejarah dari kebudayaan Bali dari zaman ke zaman, sehingga pengunjung bisa membadingkan bentuk dari peradaban masyarakat Bali dari zaman prasejarah dan zaman modern,” paparnya.


Bagi yang berminat dengan arsitektur Bali, sangat disarankan untuk berkunjung,karena di Museum Bali  bisa melihat bangunan arsitektur khas Bali lengkap dengan relief kuno yang cantik.  “Seluruh bangunan Museum Bali yang terdiri dari empat bangunan yang dinamai dengan Gedung Tabanan, Karangasem,  Buleleng, dan Gedung Badung, seluruhnya merupakan bangunan khas Bali yang dalam proses pembangunannya menggunakan konsep arsitektur Bali,” urainya.


Selain sebagai tempat wisata, Museum Bali juga sering digunakan sebagai media edukasi, tidak saja oleh instansi pendidikan lokal yang ada di Bali, namun juga oleh warga negara asing, khususnya oleh pelajar ataupun peneliti asing. “Orang asing yang melakukan penelitian di Museum Bali  sebagian besar berasal dari universitas yang ada di Belanda,” jelas Ardana.
Pelajar asing ini datang untuk mempelajari tentang etnografi manusia Bali pada masa lalu hingga masa sekarang. Sedangkan bagi instansi pendidikan lokal, siswa yang datang ke Museum Bali  kebanyakan adalah siswa SD atau siswa TK.


Ardana mengatakan tidak perlu membayar mahal untuk bisa masuk ke Museum Bali, karena pihak Museum hanya mematok tarif kunjungan sebesar Rp 5 ribu per orang, baik untuk wisatawan asing maupun untuk wisatawan lokal. “Sedangkan bagi masyarakat yang ingin menggunakan museum sebagai lokasi foto prewedding akan dikenakan biaya mulai dari Rp 200 ribu per sesi foto,” tambah Ardana.


Salah satu warga Denpasar,Gede Dinatha, mengaku pertama kali berkunjung ke Museum Bali karena ingin  melihat dan mengenal koleksi Museum Bali. “Ini kunjungan pertama saya, ternyata koleksi Museum Bali sangat lengkap dan bisa menambah pengetahuan tentang budaya Bali,” jelasnya.

Indah Tak Bercela, Ini 5 Potret Eloknya Air Terjun Sing Sing di Bali

Tak melulu pantai, sebenarnya terdapat segudang destinasi wisata alam di Bali yang tak kalah menarik untuk disambangi lho.

Salah satu yang wajib Anda datangi yakni Air Terjun Sing Sing di Bali. Berlokasi di Desa Manikyang, Tabanan, air terjun ini siap untuk menyegarkan tubuh serta pikiran Anda

Air Terjun Sing Sing ini dikelilingi oleh tebing tinggi dan hijaunya pepohonan nan rimbun.

Menariknya lagi, sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi panorama alam di Pulau Dewata yang begitu indah.

Sebelum tiba di Air Tejun Sing Sing, Anda terlebih dahulu harus berjalanan kaki menuruni sejumlah anak tangga terlebih dahulu nih.

Anda pasti penasaran kan? Kalau begitu, yuk intip 5 potret Air Terjun Sing Sing di Bali yang berhasil madeventure.com rangkum

1. Untuk mencapai Air Terjun Sing Sing ini medan jalanan yang dilalui cukup terjal dan belum begitu baik


Air Terjun Sing Sing di Bali. (Instagram/@muhammad_liyono)

2. Namun jangan salah, sekali tiba di Air Terjun Sing Sing, Anda pasti akan langsung jatuh cinta dan malas untuk kembali pulang


Air Terjun Sing Sing di Bali. (Instagram/@sugiana_)

3. Jangan lupa untuk isi baterai kamera dan ponsel ya, karena lanskap di Air Terjun Sing Sing ini begitu indah


Air Terjun Sing Sing di Bali. (Instagram/@yuliawinandi)

4. Tidak sedikit pula wisatawan mancanegara yang datang untuk menikmati langsung eloknya Air Terjun Sing Sing


Air Terjun Sing Sing di Bali. (Instagram/@loliki_boliki)

5. Jadi bagaimana? Tertarik untuk menjadikan Air Terjun Sing Sing di Bali ini bucket list liburan Anda selanjutnya?


Air Terjun Sing Sing di Bali. (Instagram/@pastrayasa)

5 Destinasi Bali yang Ramah Perempuan, Taman Bunga Kasna Indah Mirip Salju

Ada banyak hal menarik di Pulau Dewata Bali untuk dijelajahi. Mulai dari pegunungan, pantai, hingga keunikan berbagai pura memiliki daya pikat tersendiri.

Ketika lelah dengan aktivitas sehari-hari, setiap orang membutuhkan waktu bersantai atau berlibur untuk menyegarkan diri kembali. Tak terkecuali bagi kaum hawa. Terkadang berlibur bersama orang lain justru lebih banyak menghabiskan waktu ketimbang melakukan perjalanan sendirian. Oleh karena itu, tak jarang bagi kaum perempuan lebih memilih melakukan solo traveling.

Jika saat ini Anda sedang mencari
tempat wisata yang ramah untuk perempuan, cobalah untuk mengintip rekomendasi ini. Lantas, mana saja tempat wisata di Bali yang ramah untuk perempuan? Berikut yang dirangkum.

Padang Bunga Kasna

Ini dia salah satu tempat yang menarik untuk solo traveler wanita. Padang Bunga Kasna memiliki pemandangan yang tidak kalah dengan padang bunga di luar negeri. Hamparan bunga kasna berwarna putih tampak seperti taman bunga yang tertutup salju. Bunga kasna dipercaya masyarakat setempat sebagai pemberian dari dewa dan dibudidayakan untuk kebutuhan upacara Galungan serta Kuningan. Istimewanya, bunga ini hanya dapat tumbuh di daerah Temukus dan tak dapat tumbuh di daerah lain. Bunga kasna memiliki aroma wangi dan khas, baik dalam kondisi segar maupun saat kering. Anda dapat menyaksikan pemandangan gunung agung dari sini.

Danau Batur

Danau Batur merupakan salah satu danau paling terkenal di Bali. Terletak di daerah Kintamani, danau seluas 16 kilometer persegi ini dahulu tercipta dari dampak letusan Gunung Batur ribuan tahun lalu. Danau Batur memiliki kedalaman 65 meter dan tampak berbentuk bulan sabit apabila dipotret dari drone.

Bali Underwater Scooter

Manjakan mata dengan menyelami laut di Serangan menggunakan skuter bawah laut. Kendaraan skuter disertai dengan tabung oksigen untuk pernapasan dan tidak membutuhkan keahlian khusus untuk mengoperasikannya. Anda bisa berjalan-jalan di kedalaman 4 meter selama 25 menit.

Pantai Melasti

Nama Pantai Melasti berasal dari upacara Melasti yang diadakan di pantai ini menjelang hari raya Nyepi. Di pantai ini, dibuat tanjung yang menjorok ke tengah laut yang digunakan masyarakat setempat untuk ritual keagamaan. Pantai ini awalnya tersembunyi di daerah Bali selatan dan sulit diakses. Ombak di Pantai Melasti terbilang tidak terlalu besar dan perairannya dangkal sehingga cocok sebagai tempat berenang dan snorkeling. Kebanyakan wisatawan hanya duduk di pinggir pantai dan menikmati suasana tenang dari pantai ini. Pantai Melasti berlokasi di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Pantai Sanur

Pantai Sanur merupakan salah satu pantai yang paling terkenal di Bali. Meskipun tidak selalu ramai seperti Pantai Kuta, pantai ini tetap menjadi destinasi wisata favorit bagi penduduk lokal maupun wisatawan. Jika Pantai Kuta menjadi tempat untuk menyaksikan matahari terbenam, maka Pantai Sanur adalah tempat menyaksikan matahari terbit. Anda bisa melakukan kegiatan-kegiatan klasik seperti berenang, bermain pasir, berlayar dengan perahu, berjemur, dan berselancar. Lebih seru lagi, Anda bisa bersepeda di pinggir pantai ini dengan menyewa sepeda per jam. Jika lapar, ada banyak kuliner murah meriah yang bisa dicicipi, seperti jagung bakar dan lumpia.

Bagi Anda yang ingin berlibur sendirian ke Bali, tidak perlu cemas lagi karena sudah ada banyak wisata ramah perempuan yang bisa ditelusuri. Jangan lupa persiapkan kebutuhan seperlunya agar tidak memberatkan selama perjalanan. Maksimalkan gawai dengan membuat agenda perjalanan yang praktis. Pastikan untuk merencanakan liburan dengan memesan hotel melalui Airy. Anda dapat memesan hotel di Bali dengan lebih hemat menggunakan promo hotel di situs ini. Yuk, solo travelling ke Bali.

Bali Masuk Jajaran 5 Pulau Paling Populer di Asia

Pulau-pulau tropis di benua Asia memang selalu menarik hati turis dunia. Ini 5 pulau paling populer di Asia, dengan Bali termasuk di dalamnya.

Udara sejuk, suhu hangat, tanaman yang hijau nan subur, harga terjangkau, dan budaya yang eksotis menjadikan pulau-pulau ini diserbu wisatawan. Dari sekian banyak pulau di Asia, Conde Nast Traveler telah membuat daftar 5 pulau yang jadi destinasi populer di Asia. Kerennya, semua pulau tersebut ada di kawasan Asia Tenggara.

1. Siargao, Filipina

Pulau Siargao dinobatkan Conde Nast Traveler sebagai pulau terbaik di dunia. Pulau yang bentuknya seperti air mata ini populer baik untuk peselancar dan non-peselancar.

Siargao dikenal memiliki pasir yang bersih, nyaman untuk berselancar, dan memiliki terumbu karang sepanjang garis pantai. Pulau ini memiliki lebih dari 15 titik yang dapat digunakan untuk berselancar, termasuk ombak Cloud 9 yang bentuknya seperti tabung berlubang.

Setiap tahun dilaksanakan Siargao Cup, sebuah kompetisi selancar internasional yang dilaksanakan di titik tempat Cloud 9 muncul.

Siargao juga memiliki hutan mangrove dan kelapa yang tumbuh secara alami.

2. Boracay, Filipina

Boracay adalah pulau kecil di Filipina yang letaknya sekitar 315 km dari selatan Manila. The White Beach atau Pantai Putih adalah daya tarik utama dari pulau ini. Pasirnya yang bersih dan perairan laut yang dangkal dan jernih membuat pulau ini menjadi lokasi sempurna untuk liburan. Kegiatan yang biasa dilakukan wisatawan adalah berenang dan snorkeling. Selain itu, Boracay juga dikenal dengan kehidupan malamnya yang semarak.

3. Palawan, Filipina

Palawan merupakan pulau terbesar yang terletak di Provinsi Palawan, Filipina. Pulau ini berada di antara dua garis pantai yaitu Laut Cina Selatan dan Laut Sulu.

Palawan menawarkan berbagai lokasi menarik, mulai dari pantai, hutan, pegunungan, berbagai jenis satwa, dan sungai bawah tanah bernama Puerto Princesa. Jika mengunjungi sungai yang luas ini, wisatawan juga dapat menikmati gua-gua yang ada di sekitarnya. Sungai ini juga telah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO yang layak untuk dikunjungi para wisatawan.

4. Langkawi, Malaysia

Langkawi adalah salah satu dari 99 pulau yang terletak di Kepulauan Andaman dan merupakan bagian dari Kedah, Malaysia. Langkawi menjadi destinasi kegemaran para pecinta alam karena kondisi ekologi dan geologi yang menawan.

Tak hanya itu, di Langkawi, wisatawan juga bisa berjalan di Sky Bridge sepanjang 125 meter dan menikmati pemandangan pegunungan.

Selain wisata alam, Langkawi juga terkenal akan kulinernya yang beragam. Salah satu yang patut dicoba adalah sate kacang pedas.

5. Bali, Indonesia

pantai bali

Bali telah lama dikenal sebagai destinasi wisata populer. Wisatawan dapat bersantai di tepi pantai atau mencoba beragam olahraga air seperti selancar atau snorkeling. Bali juga memiliki beragam situs bersejarah serta tempat ibadah yaitu pura yang menarik dikunjungi. Hal lain yang juga menarik bagi wisatawan adalah budaya dan kuliner lautnya yang segar.

Tempat Wisata Ayunan di Bali Paling Instagenic

Tempat Wisata Ayunan di Bali

Berkunjung ke Bali belum lengkap rasanya jika belum berwisata ke pantai, laut, hingga pura. Namun, kini ada satu lagi wisata yang tak boleh dilewatkan saat ke Bali, yaitu tempat wisata ayunan di Bali.

Belakangan ini, baik turis lokal maupun mancanegara ramai menyambangi ayunan raksasa di Bali. Foto-foto mereka pun dapat ditemukan dengan mudah di Instagram.

Dengan ayunan raksasa, turis bisa merasakan sensasi terbang di atas lanskap alam Bali sekaligus mengambil foto instagrammable. Tak hanya itu, atraksi wisata ini juga menantang nyali.

Lokasi ayunan raksasa di Bali pun ada lebih dari satu. Pada kesempatan ini, madeventure.com telah merangkum beberapa destinasi wisata dengan ayunan di Bali. Yuk simak!

1. Bali Swing

Tempat Wisata Ayunan di Bali
Tempat Wisata Ayunan di Bali

Bali Swing merupakan salah satu spot ayunan terfavorit yang terletak di Jl. Dewi Saraswati. Ayunan ini bisa dicapai setelah berkendara 20 menit dari Ubud atau 1,5 jam dari Kuta.

Di Bali Swing, wisatawan bisa memilih ayunan dengan ketinggian 10 m, 15 m, 20 m, hingga 78 m. Selain itu, aneka spot instagrammable di ketinggian pun dapat ditemukan di sini.

2. Aloha Ubud Swing

Terletak di area Tegalalang, Aloha Ubud Swing cocok dikunjungi oleh Anda yang ingin berayun sambil menikmati keindahan terasering sawah Tegalalang.

Tempat wisata ayunan di Bali ini berada 5 km dari Patung Arjuna di Ubud. Di sini, ada 5 jenis ayunan yang bisa dipilih dengan rentang ketinggian 10-60 meter di atas permukaan

3. Zen Hideaway Ubud

Masih di Ubud, ada spot ayunan menarik yang dikenal dengan nama Zen Hideaway. Ayunan ini berada di Jalan Dewi Saraswati, Banjar Tegalkuning, Badung, Bali.

Ayunan di Zen Hideaway berada di atas puncak bukit dan terletak di antara pohon-pohon kelapa. Sembari berayun, turis pun dapat melihat panorama Sungai Ayung sekaligus Gunung Agung.

4. Wanagiri Hidden Hills Swing

Beralih ke daerah Buleleng, ada ayunan yang terletak di dataran tinggi Wanagiri. Berbeda dengan ayunan-ayunan sebelumnya yang menghadap sawah, ayunan di sini menghadap ke Danau Buyan dan Danau Tamblingan.

Selain ayunan, ada juga sarang burung raksasa, rumah pohon, dan aneka macam atraksi lainnya yang cocok untuk berfoto wisatawan.

5. Uma Pakel Swing

Terakhir, ada Uma Pakel Swing di Tegalalang yang juga menghadap langsung ke arah panorama sawah, sungai, dan rimbunnya hutan.

Di sini, ada berbagai macam ayunan dengan desain instagrammable juga sarang buruk raksasa yang tergantung di ketinggian.

Nah, tempat wisata ayunan di Bali manakah yang ingin kamu kunjungi saat berwisata ke sini?


Bali Siapkan Aturan untuk Cegah Turis Lecehkan Tempat Suci

 Maraknya kasus pelecehan oleh turis di tempat-tempat suci Bali bikin Gubernur Bali Wayan Koster kini menyusun peraturan daerah yang mengatur tentang pariwisata.

“Ya kita mengarah ke sana. Target di eksekutif Desember ini selesai, tentang kualitas penyelenggaraan kepariwisataan Bali sekarang hampir selesai draft awalnya, tinggal diskusi lagi,” kata Koster kepada wartawan di Denpasar, Bali, Selasa (16/10/2019).

Dari catatan detikcom, kasus pelecehan oleh turis di tempat suci di Bali sudah beberapa kali terjadi. Agustus lalu, misalnya, ada dua turis asal Ceko yang dinilai melecehkan pura di kawasan Monkey Forest Ubud, karena menggunakan tirta suci untuk ‘cebok’. Pasangan itu akhirnya minta maaf dan melakukan upacara guru piduka.

Belakangan viral pula foto turis mancanegara menduduki pelinggih (tempat suci). Belum diketahui lokasi dan waktu pengambilan foto tersebut. Tak cuma itu, belakangan banyak juga kriminal dari mancanegara yang ditangkap di Bali. Mereka masuk ke Bali dengan visa turis.

Celakanya, kasus-kasus turis yang melecehkan tempat suci di Bali sudah seringkali terjadi. Sebenarnya, beberapa pengelola tempat suci seperti pura dan pemda setempat sudah membuat aturan. Hanya saja, sulit terkontrol turis-turis yang berulah itu.

Sejak pertengahan tahun 2019 ini, Wayan Koster juga sudah menegaskan aturan atau semacam perda (peraturan daerah) yang mengatur etika turis saat berwisata di Bali. Demi mencegah hal-hal buruk lainnya terjadi lagi.

“Tentu harus memberikan arahan, baik yang ada di Bali maupun pariwisata itu sendiri, agar menghormati budaya Bali, etika, dan estetika ketika berwisata ke Bali,” kata Koster seusai apel HUT Provinsi Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Rabu (14/8/2019) lalu.

5 Pilihan Murah Hotel Dekat Pantai Bali

Salah satu identitas pariwisata Bali adalah pantai. Liburan di Bali bisa terasa lengkap saat menginap di hotel dekat pantai bali. Saat berlibur di pantai, kamu bersama keluarga bisa menikmati beragam aktivitas wisata. Kamu bisa membangun istana dari pasir, bermain dengan ombak hingga menikmati matahari terbenam sambil meneguk air kelapa segar. Berikut lima hotel pilihan untuk liburan keluarga yang jaraknya tidak jauh dari pantai. Harga kamar per malam ditawarkan mulai dari Rp 300.000 saat artikel ini dibuat. dan jangan lupa untuk berkelilingnya bisa sewa motor di madeventure saja

1. Kutabex Beachfront Hotel

Berada tepat di depan Pantai Kuta, Kutabex Beachfront Hotel bisa menjadi hotel pilihanmu saat berlibur bersama keluarga di Bali. Kutabex Beachfront Hotel terletak di Jalan Pantai Kuta, Banjar Pande Mas, Kuta berdampingan dengan Hard Rock Cafe dan pusat perbelanjaan Beachwalk. Harga kamar per malam mulai dari Rp 574.000 untuk tipe Superior Room dan Rp 581.000 untuk kamar dengan tipe Deluxe. Bagi kamu yang membawa anak kecil dari umur 1 hingga 5 tahun tak perlu membayar extra bed dan sarapan. Jika umur 6 sampai 12 tahun, dikenakan biaya untuk makan pagi saja. Jika ingin berkunjung Pantai Kuta, tidak usah repot-repot untuk mengunakan transportasi apapu. Kamu cukup menyeberang dan bisa langsung tiba di Pantai Kuta. Untuk menuju tempat wisata seperti Waterboom Bali, jaraknya sekitar 1,6 kilo meter. Sambil berjalan, kamu bisa melihat pernak-pernik yang dijual para pedagang kali lima di pinggir jalan.

2. Best Western Kuta Beach

Hotel berbintang empat ini juga memiliki jarak dekat dengan Pantai Kuta tepatnya di JL. Benesari, Pantai Kuta, Bali. Best Western Kuta Beach hanya berjarak 700 meter dari Pantai Kuta. Kamu bisa berjalan kaki untuk pergi ke Pantai Kuta. Best Western Kuta Beach juga dekat dengan pusat perbelanjaan Beachwalk. Selain itu di lantai rooftop, terdapat kolam renang dengan pemandangan Pantai Kuta. Bila golden hour sudah tiba, kamu bersama keluarga bisa berenang sembari menikmati sunset.

Harga kamar per malam di Best Western Kuta Beach berada di kisaran Rp 487.000 untuk tipe kamar Standard yang berisi 1 queen bed. Untuk tipe Superior Room sekitar Rp 516.000 dengan 1queen bed atau 2 single bed.

3. Sense Sunset Hotel Seminyak

Selain di kawasan Pantai Kuta, Sense Sunset Hotel Seminyak merupakan salah satu hotel yang dekat dengan Pantai Seminyak. Hotel yang berada di JL. Sunset Road No. 88S, Seminyak, Bali ini berjarak dua kilometer dari Pantai Seminyak. Bagi kamu yang berlibur dengan membawa anak berusia 1-5 tahun akan digratiskan biaya penginapan di hotel dan sarapan. Jika berumur 6- 10 tahun akan dikenakan biaya setengah harga dari biaya sarapan. Harga kamar per malam mulai dari Rp 320.849 dengan tipe kasur satu queen bed atau 2 single bed.

4. Sunnyside Residence Seminyak

Sunnyside Residence Seminyak terletak di Jl. Raya Seminyak No.17A, Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Dari Pantai Seminyak, Sunnyside Residence Seminyak berjarak 1,8 kilometer. Konsep hotel semi-private dengan banyak taman berumput cocok untuk digunakan beraktivitas bersama seluruh keluarga. Dengan harga saat ini dari Rp Rp 330.000, mendapatkan fasilitas kamar seperti 1 double besar bed, WiFi, kolam renang, dan pemandangan langsung ke taman. Kamu juga bisa menyewa sepeda dan berkeliling area Seminyak

5. Maharani Beach Hotel

Maharani Beach Hotel terletak di Kuta Bali dengan jarak sekitar tiga kilometer dari Bandara Ngurah Rai. Hotel bintang tiga ini terletak dekat dengan KutaBEX, Pantai Kuta, Beachwalk dan Waterbom Bali. Fasilitas yang tersedia Maharani Beach Hotel seperti televisi layar datar, kamar bebas asap rokok, AC, meja tulis, balkon/teras, kolam renang, spa, dan massage. Fasilitas tersebut bisa kamu gunakan untuk bersantai setelah hari dengan keluarga. Harga sewa kamar per malam tipe Deluxe dengan pemandangan kolam ditawarkan mulai dari Rp 408.000. Anak di bawah 6 tahun bisa menginap gratis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “5 Pilihan Hotel Dekat Pantai di Bali, Harga Mulai Rp 300.000-an”, https://travel.kompas.com/read/2019/10/16/201600227/5-pilihan-hotel-dekat-pantai-di-bali-harga-mulai-rp-300.000-an?page=2.
Penulis : Yana Gabriella Wijaya
Editor : Wahyu Adityo Prodjo

Destination Food Potensial Dikembangkan di Bali

Bali sangat potensial untuk dikembangkan sebagai Destination Food. Hal ini disampaikan oleh Vice President Indonesia Chef Association Bali divisi Pelestarian dan Pengembangan Kuliner Tradisional Indonesia, Komang Adi Arsana menilik kondisi Bali yang kerap dijadikan sebagai tujuan utama para wisatawan dunia. Apalagi, Bali memiliki keragaman bahan baku yang bisa diolah menjadi menu masakan khas Bali. 

Komang menyarankan supaya pemerintah daerah Bali mulai melirik potensi masing-masing daerah. “Contohnya di daerah Nusa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali yang merupakan penghasil rumput laut. Daerah ini juga sedang berkembang pariwisatanya, nah tentu akan sangat pas,” ujar Komang pada Jumat(4/10). 

Kelebihan rumput laut, menurut Komang adalah mudah untuk diolah. Selain itu, rumput laut juga dikenal sebagai bahan pangan yang kaya akan kandungan nutrisi dan rendah kalori. Dari sisi ekonomis, juga akan lebih murah karena rumput laut bisa diperoleh secara langsung di daerah Nusa Lembongan. 

“Kesegaran bahan baku jadi terjaga. Ini merupakan peluang yang bagus dimana hotel-hotel bisa menerima karena menawarkan alternatif baru untuk membuat menu masakan,” Komang menuturkan.